Fashion Figure
Sebelum membuat suatu desain busana kita perlu menggambar figur tubuh. Biasanya seorang designer & fashion illustrator menggambar figur menggunakan proporsi ideal para model.
Figur tubuh sangat penting dalam membuat desain busana, sehingga kita dapat gambaran dari desain tersebut secara mendetail. Selain itu juga untuk memperindah desain busana.
Berhubung saya bingung mau jelasin apa lagi, mari kita mulai gimana cara membuat fashion figure. dalam menggambar figur perlu adanya proporsi tubuh atau bisa dibilang ukuran tubuh. macam-macam proporsi tubuh untuk wanita yaitu 1:8, 1:8.5, 1:9, 1:9.5, 1:10. Untuk proporsi tubuh 1:10 biasanya digunakan untuk ukuran model internasional.
Pertama buatlah garis secara vertikal, lalu tandai titik atas dihitung dari 0 inchi sampai 10 inchi. Setiap inchi ditandai.
Tinggi kepala yaitu 1 inchi, dengan lebar kira-kira 0.7 inchi. Tinggi leher 0.5 inchi dengan batas bahu terletak pada angka 1.5 inchi dengan lebar bahu kurang lebih 1.8 inchi. Batas lengan/ sejajar dengan payudara terletak pada angka 2 inchi. Batas pinggang di angka 3 dengan lebar pinggang 1 inchi dan batas panggul di angka 4 dengan lebar panggul sama dengan lebar bahu atau lebih kecil sedikit. Lutut terletak di angka 6 dan pergelangan kaki di angka 9. tinggi kaki 0.5 sampai 1 ichi (dengan sepatu high heels).
Pertama buatlah garis secara vertikal, lalu tandai titik atas dihitung dari 0 inchi sampai 10 inchi. Setiap inchi ditandai.
Tinggi kepala yaitu 1 inchi, dengan lebar kira-kira 0.7 inchi. Tinggi leher 0.5 inchi dengan batas bahu terletak pada angka 1.5 inchi dengan lebar bahu kurang lebih 1.8 inchi. Batas lengan/ sejajar dengan payudara terletak pada angka 2 inchi. Batas pinggang di angka 3 dengan lebar pinggang 1 inchi dan batas panggul di angka 4 dengan lebar panggul sama dengan lebar bahu atau lebih kecil sedikit. Lutut terletak di angka 6 dan pergelangan kaki di angka 9. tinggi kaki 0.5 sampai 1 ichi (dengan sepatu high heels).
Batas pergelangan sejajar dengan batas panggul. Untuk wajah beri garis horizontal, letak mata sejajar dengan garis, batas hidung 1/3 dari garis tengah sampai batas dagu.
![]() |
| Proporsi sumber: dokumen pribadi |
Yupp,, selain itu kita juga perlu adanya pose pada fashion figure, agar ilustrasi desain tidak terlihat monoton. pose juga dapat memperindah jatuhnya busana yang dipakai. berikut ini ilustrasi berbagai macam pose:
![]() |
| sumber: dokumen pribadi |
![]() |
| sumber: dokumen pribadi |
![]() |
| sumber: dokumen pribadi |
![]() |
| sumber: dokumen pribadi |
NB: Gambarnya gelap yaa? hemm.. itu karena efek ngambil fotonya malam dan juga kameranya kurang mendukung (maklum kamera hp jadul)
Ohh iya,, kalimatnya campur aduk juga antara baku dan tidak baku (soalnya kalo baku skripsi dong jadinya, wkwkwk)
Baiklah.. sekian dulu, semoga artikel ini bermanfaat ya man-teman





wih....mb sima keren banget...
BalasHapus